BEKASI, JAWA BARAT – Harapan warga Perumahan Pondok Mitra Lestari (PML) untuk terbebas dari ancaman banjir luapan Kali Bekasi kini mendapatkan kawalan serius dari legislatif. Komisi II DPRD Kota Bekasi secara tegas mendorong pemerintah daerah, melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA), untuk melakukan percepatan pembangunan dan perkuatan tanggul di titik-titik rawan perumahan tersebut.
Dalam tinjauan dan koordinasi terbaru, Komisi II menilai bahwa kondisi tanggul yang ada saat ini memerlukan penanganan segera mengingat posisinya yang sangat vital dalam menahan debit air kiriman dari hulu.
Urgensi Tanggul PML: Mengapa Harus Cepat?
Perumahan PML yang terletak di bantaran Kali Bekasi seringkali menjadi wilayah terdampak parah saat terjadi kenaikan tinggi muka air (TMA). Pembangunan tanggul yang kokoh dipandang sebagai satu-satunya solusi permanen yang bisa memberikan rasa tenang bagi warga.
Beberapa poin urgensi yang ditekankan oleh Komisi II DPRD Kota Bekasi:
-
Kondisi Tanggul Lama: Beberapa titik tanggul lama dilaporkan sudah mulai mengalami kerusakan atau pergeseran fondasi akibat tergerus arus sungai secara terus-menerus.
-
Cegah Rembesan dan Limpasan: Pembangunan tanggul baru dengan standar teknis yang lebih tinggi diharapkan mampu menutup celah rembesan air yang sering masuk ke pemukiman warga saat sungai penuh.
-
Keselamatan Warga: Percepatan proyek ini bertujuan agar konstruksi sudah rampung sebelum memasuki puncak musim penghujan, guna menghindari kendala teknis akibat cuaca ekstrem.
Pengawasan Anggaran dan Realisasi Fisik (Update 2026)
Komisi II DPRD Kota Bekasi berkomitmen untuk memantau aliran dana dan progres fisik di lapangan agar sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan dalam rencana kerja.
Sinergi dengan DBMSDA Legislatif meminta DBMSDA tidak hanya fokus pada pembangunan fisik tanggul, tetapi juga memastikan sistem drainase internal di dalam perumahan PML berfungsi optimal sehingga air hujan tidak tertahan di dalam saat pintu pembuangan ditutup.
Kualitas Konstruksi Ketua Komisi II mengingatkan agar pelaksana proyek tidak bermain-main dengan kualitas material. Mengingat tekanan air di Kali Bekasi sangat besar, kekuatan fondasi tanggul harus menjadi prioritas utama agar investasi anggaran daerah tidak terbuang percuma.
“Warga Tidak Boleh Menunggu Lebih Lama”
DPRD Kota Bekasi memahami bahwa setiap keterlambatan proyek di PML berarti meningkatkan risiko kerugian materiil bagi masyarakat.
“Pondok Mitra Lestari adalah salah satu benteng pertahanan kita terhadap luapan Kali Bekasi. Kami di Komisi II mendesak agar proses pembangunan tanggul ini tidak tertunda lagi. Setiap hari keterlambatan adalah ancaman bagi kenyamanan warga. Kami akan kawal sampai tanggul ini berdiri kokoh dan berfungsi maksimal,” ungkap perwakilan Komisi II DPRD Kota Bekasi.
(binarnesia/adv)
Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/
Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/















