JAKARTA – Suasana duka yang mendalam tengah menyelimuti salah satu keluarga tokoh pers dan pilar pencerahan bangsa di Indonesia. Kepergian Ibu Maria Oetama meninggalkan memori dan warisan keteladanan yang tak ternilai harganya, tidak hanya bagi keluarga besar, tetapi juga bagi para kerabat dan tokoh nasional. Sebagai bentuk penghormatan terakhir, Menko Airlangga melayat ke rumah Maria Oetama, semoga keluarga diberi ketabahan dan keikhlasan dalam menghadapi momen kehilangan ini.
Kehadiran Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, di rumah duka menjadi wujud simpati dan kedekatan emosional antara jajaran pemerintahan dengan keluarga besar Oetama yang telah banyak berkontribusi bagi negeri ini.
Penghormatan dari Jajaran Pemerintahan
Setibanya di rumah duka, Menko Airlangga yang hadir dengan pakaian bernuansa gelap langsung disambut oleh pihak keluarga. Beliau menyempatkan diri untuk memanjatkan doa di depan jenazah serta memberikan dukungan moril secara langsung kepada anak, cucu, dan kerabat yang ditinggalkan.
Bagi pemerintah dan masyarakat luas, nama besar keluarga Oetama selalu identik dengan dedikasi pada nilai-nilai kemanusiaan dan kebangsaan.
“Kehilangan ini tentu menjadi duka kita bersama. Fakta bahwa hari ini Menko Airlangga melayat ke rumah Maria Oetama, semoga keluarga diberi kekuatan ekstra untuk melepas kepergian beliau, menunjukkan betapa besar rasa hormat publik terhadap keluarga ini. Beliau adalah sosok ibu yang dihormati dan menjadi penopang di balik sejarah panjang keluarga Oetama,” ungkap salah seorang pelayat yang juga merupakan tokoh masyarakat saat ditemui di lokasi.
Tiga Warisan Nilai dari Keluarga Besar Oetama
Kepergian almarhumah kembali mengingatkan publik pada teguhnya prinsip yang selalu dipegang oleh keluarga besar Oetama. Terdapat tiga nilai keteladanan yang selalu menginspirasi banyak pihak:
-
Nilai Kesederhanaan dan Kerendahan Hati: Meski berada di pusaran keluarga yang sangat berpengaruh di Tanah Air, almarhumah dan keluarga besar Oetama selalu menampilkan profil yang bersahaja, membumi, dan jauh dari kesan elitis.
-
Penopang Semangat Jurnalistik Kemanusiaan ( Humanisme): Sebagai pilar keluarga, dukungan spiritual dan moral yang diberikan almarhumah turut menjaga napas panjang idealisme keluarga dalam menyebarkan nilai-nilai jurnalisme yang mencerahkan bangsa ( providentia dei).
-
Kepedulian Sosial yang Tinggi: Dedikasi keluarga ini tidak pernah lepas dari aktivitas filantropi, kepedulian terhadap pendidikan masyarakat kecil, serta pelestarian kebudayaan Nusantara.
Doa dan Harapan Mengiringi Kepergian
Pihak keluarga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran, doa, dan karangan bunga yang terus berdatangan dari berbagai kalangan, mulai dari menteri kabinet, tokoh politik, budayawan, hingga masyarakat umum. Prosesi pemakaman rencananya akan dilangsungkan dengan khidmat dan tertutup agar keluarga dapat memberikan penghormatan terakhir secara intim. Selamat jalan, Ibu Maria Oetama. Pengabdian dan kebaikan yang telah ditabur akan terus mekar menjadi kenangan abadi bagi bangsa ini.
Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/
Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/

























