6a1906ab4935d
Mengantar Kepergian Sang Penopang: Maria Bernadeth Latifah Istri Jakob Oetama Dimakamkan di Tanah Kusir Hari Ini

JAKARTA – Suasana haru dan khidmat menyelimuti keluarga besar Kompas Gramedia serta insan pers Tanah Air. Sosok keibuan yang selama puluhan tahun menjadi pendamping setia dan penopang di balik layar salah satu pilar jurnalisme Indonesia telah berpulang ke pangkuan Sang Pencipta. Sesuai dengan jadwal prosesi penghormatan terakhir yang telah ditetapkan oleh pihak keluarga, jenazah Maria Bernadeth Latifah istri Jakob Oetama dimakamkan di Tanah Kusir hari ini, diiringi lantunan doa dan kenangan indah dari para pelayat.

Kepergian almarhumah meninggalkan duka mendalam tidak hanya bagi keluarga kandung, tetapi juga bagi ribuan karyawan dan tokoh masyarakat yang pernah merasakan kehangatan sapaannya.

Sosok Pendamping Setia Tokoh Pers Nasional

Di balik nama besar mendiang Jakob Oetama yang menjadi salah satu arsitek jurnalisme kemanusiaan di Indonesia, terdapat peran sentral dari Ibu Maria Bernadeth Latifah. Beliau dikenal sebagai perempuan tangguh yang bersahaja, senantiasa memberikan dukungan moril dan spiritual ketika mendiang suami harus menghadapi berbagai tantangan berat dalam membangun grup media.

“Beliau adalah sosok ibu yang merangkul semua kalangan. Kepastian bahwa Maria Bernadeth Latifah istri Jakob Oetama dimakamkan di Tanah Kusir hari ini menyedot perhatian banyak pihak yang ingin memberikan penghormatan terakhir kepada perempuan di balik kesuksesan sang legenda pers nasional,” ungkap seorang kerabat dekat keluarga saat ditemui di rumah duka sebelum prosesi keberangkatan jenazah.

Tiga Rangkaian Khidmat Prosesi Penghormatan Terakhir

Prosesi pelepasan jenazah dari rumah duka menuju peristirahatan terakhirnya di Taman Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan, berlangsung dengan tertib dan penuh kehidmatan, melalui tiga rangkaian utama:

  1. Misa Requiem dan Pelepasan: Sebelum diberangkatkan, pihak keluarga dan pemuka agama menyelenggarakan Misa Requiem (misa arwah) sebagai bentuk doa syukur atas kehidupan almarhumah, dilanjutkan dengan prosesi tutup peti.

  2. Iring-iringan Tanpa Hambatan: Konvoi kendaraan yang membawa keranda jenazah dan rombongan keluarga inti bergerak dari rumah duka menuju TPU Tanah Kusir dengan pengawalan petugas, memastikan kelancaran lalu lintas tanpa mengganggu aktivitas warga Jakarta.

  3. Prosesi Penurunan Liang Lahat: Pemakaman di TPU Tanah Kusir dihadiri oleh jajaran direksi, sahabat mendiang Jakob Oetama, tokoh pemerintah, serta kerabat. Suasana haru memuncak saat taburan bunga mengiringi penutupan liang lahat.

Warisan Kesederhanaan yang Abadi

Meskipun telah berpulang, nilai-nilai kesederhanaan, kerendahan hati, dan cinta kasih yang ditanamkan oleh almarhumah akan terus hidup. Dedikasinya dalam menjaga harmoni keluarga dan menanamkan kepedulian sosial merupakan warisan yang tidak lekang oleh waktu. Selamat jalan, Ibu Maria Bernadeth Latifah. Ketenangan dan kedamaian abadi kini menyertai langkah menuju tempat peristirahatan yang sesungguhnya.

Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/