68e3a7c4d4b93
Jaket Kuning Mengepung Trunojoyo! BEM UI Demo Mabes Polri Hari Ini: Simak 5 Tuntutan Utamanya

JAKARTA – Eskalasi ketidakpuasan publik terhadap kinerja institusi kepolisian mencapai titik didih. Pada Jumat (27/2/2026), Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) resmi menggelar aksi demonstrasi besar-besaran di depan Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri).

Aksi ini dipicu oleh rentetan peristiwa kekerasan yang melibatkan oknum anggota Polri di berbagai daerah, yang puncaknya adalah Tragedi Tual yang merenggut nyawa seorang siswa. Mahasiswa menganggap bahwa sanksi etik berupa pemecatan (PTDH) saja tidak cukup untuk menebus nyawa rakyat yang melayang.

5 Tuntutan Utama BEM UI di Mabes Polri

Dalam orasinya, perwakilan BEM UI membawa mandat yang mereka sebut sebagai “Risalah Keadilan untuk Rakyat”. Berikut adalah lima poin tuntutan utama yang disuarakan:

  1. Usut Tuntas Pidana Tragedi Tual: Mahasiswa mendesak agar seluruh oknum yang terlibat dalam penganiayaan siswa di Tual diproses melalui peradilan umum secara transparan, bukan hanya sekadar sidang etik internal.

  2. Reformasi Total SOP Penggunaan Kekuatan: Mengevaluasi kembali Standar Operasional Prosedur (SOP) bagi anggota polisi di lapangan, terutama dalam penggunaan senjata dan tindakan represif terhadap warga sipil.

  3. Transparansi Kasus Kekerasan Oknum: Mendesak Polri untuk membuka data kasus kekerasan oleh oknum anggota di seluruh Indonesia secara berkala kepada publik guna memastikan fungsi pengawasan berjalan.

  4. Audit Investigatif Internal: Meminta adanya audit menyeluruh terhadap pembinaan mental dan kedisiplinan anggota, mulai dari proses rekrutmen hingga penempatan di daerah konflik atau rawan.

  5. Jaminan Perlindungan Hak Asasi Manusia: Menuntut Kapolri untuk menjamin bahwa tidak akan ada lagi tindakan intimidasi terhadap warga atau aktivis yang menyuarakan kritik terhadap institusi Polri.

Detail Pelaksanaan Aksi (Update 27 Februari 2026)

Lokasi dan Estimasi Massa Massa mulai berkumpul di titik kumpul sekitar pukul 10.00 WIB sebelum bergerak menuju depan gerbang Mabes Polri. Selain mahasiswa UI, aksi ini juga diikuti oleh sejumlah elemen masyarakat sipil dan organisasi mahasiswa lainnya sebagai bentuk solidaritas nasional.

Pengamanan dan Arus Lalu Lintas Pihak kepolisian telah melakukan pengamanan ketat di sekitar Jalan Trunojoyo dan kawasan Kebayoran Baru. Pengendali arus lalu lintas memberlakukan skema situasional guna menghindari kemacetan parah di jam produktif.

Respons Awal Pihak Kepolisian Perwakilan Mabes Polri dikabarkan siap menerima perwakilan mahasiswa untuk melakukan audiensi, namun BEM UI menegaskan bahwa mereka ingin tuntutan tersebut didengar langsung dan mendapatkan komitmen nyata dari petinggi Polri.

“Polisi Harusnya Melindungi, Bukan Menyakiti”

Ketua BEM UI dalam orasinya menekankan bahwa kepercayaan publik terhadap Polri sedang berada di titik nadir. Reformasi yang dijanjikan selama ini dianggap hanya bersifat kosmetik jika kekerasan di lapangan terus berulang.

“Kami datang bukan untuk memusuhi polisi, tapi untuk menagih janji perlindungan. Tragedi Tual, kekerasan di Sukabumi, dan berbagai kasus lainnya membuktikan bahwa ada yang salah dalam ‘tubuh’ besar ini. Jika tidak ada perubahan nyata, kami tidak akan berhenti bersuara,” tegas Ketua BEM UI, Jumat (27/2/2026).

Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/