693a3989caa10
Modus Makin Keji! Bareskrim Buru Bandar Narkoba yang Jadikan Ojol Sebagai Kurir Dadakan

JAKARTA – Di saat jutaan driver ojek online (ojol) berjuang mengais rezeki halal demi anak istri di rumah, sindikat kejahatan justru tega menjadikan mereka “tumbal”. Pada Jumat (17/4/2026), Bareskrim Polri mengungkap sebuah fakta meresahkan: para bandar narkoba kini semakin masif menggunakan layanan pengiriman barang via aplikasi ojol untuk mendistribusikan narkotika.

Modus operandi komplotan ini sangat terstruktur dan pengecut. Sang bandar atau pengedar akan memesan layanan antar barang dengan menyamarkan paket narkoba ke dalam berbagai bentuk yang terlihat wajar, seperti kotak makanan, bungkusan pakaian, hingga kemasan kosmetik atau alat elektronik.

Sang driver yang berniat mencari nafkah tentu mengambil orderan tersebut tanpa rasa curiga, karena secara aturan mereka memang tidak diperkenankan membongkar privasi paket customer. Tragisnya, ketika paket tersebut terendus oleh aparat atau anjing pelacak di titik razia, sang driver ojol-lah yang pertama kali ditangkap dan harus menghadapi proses hukum yang melelahkan, sementara sang bandar berlindung di balik akun anonim dan nomor sekali pakai (burner phone).

Menyikapi fenomena ini, Bareskrim Polri menegaskan tidak akan tinggal diam. Pihak kepolisian saat ini tengah memburu para aktor intelektual di balik modus operandi tersebut dengan melacak jejak digital transaksi, serta berkoordinasi erat dengan pihak perusahaan penyedia aplikasi ride-hailing untuk membongkar data akun-akun fiktif yang kerap digunakan pelaku.

Bagi Kabar Pelita, insiden di pertengahan April 2026 ini harus menjadi tamparan keras bagi perusahaan penyedia aplikasi. Keamanan mitra driver tidak boleh diabaikan! Harus ada sistem verifikasi ganda yang lebih ketat bagi pengguna fitur pengiriman barang, seperti kewajiban verifikasi wajah ( facial recognition) bagi pengirim, atau fitur lapor cepat yang melindungi driver dari sanksi suspend jika mereka membatalkan orderan barang yang mencurigakan.

Kita juga mengimbau seluruh Sobat Pelita yang berprofesi sebagai ojol untuk meningkatkan radar kewaspadaan. Jika mendapat orderan pengiriman paket dari titik yang tidak jelas, pengirim yang menolak ditemui langsung, atau paket yang dibungkus dengan cara tidak wajar, jangan ragu untuk menolak atau segera lapor ke pos polisi terdekat. Jangan biarkan keringat halal kalian dirusak oleh serbuk haram!

Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/