tragis_avanza_tertabrak_ka_sri_billah_utama_di_tebing_tinggi_8_orang_tewas_2026-01-22_00-36-59_9895
Tragedi Maut di Tebing Tinggi: 9 Penumpang Avanza Tewas Tertabrak Kereta Api, KAI Sampaikan Duka Mendalam

TEBING TINGGI – Sebuah kecelakaan maut yang merenggut banyak korban jiwa terjadi di wilayah Tebing Tinggi, Sumatera Utara. Pada Kamis (22/1/2026), satu unit mobil minibus jenis Toyota Avanza dilaporkan tertabrak kereta api saat melintasi perlintasan sebidang. Insiden tragis ini mengakibatkan 9 orang penumpang di dalam mobil tersebut dinyatakan meninggal dunia.

Pihak PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI langsung menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas tragedi yang memilukan ini.

Kronologi Kejadian di Perlintasan Tebing Tinggi

Berdasarkan laporan awal dari lokasi kejadian, kecelakaan terjadi ketika mobil Avanza tersebut hendak menyeberangi jalur kereta api. Diduga karena kurangnya kewaspadaan atau tidak adanya palang pintu di titik tersebut, mobil tidak sempat menghindar saat rangkaian kereta api melintas dengan kecepatan tinggi.

Benturan keras menyebabkan mobil terseret cukup jauh dari titik tabrakan awal, mengakibatkan kerusakan parah pada kendaraan dan luka fatal bagi seluruh penumpang di dalamnya.

Respons KAI dan Langkah Penanganan

Manager Humas KAI wilayah setempat menyampaikan bahwa pihaknya sangat menyesalkan kejadian ini. KAI kembali mengingatkan masyarakat akan pentingnya disiplin saat melintasi perlintasan sebidang guna mencegah hilangnya nyawa.

Beberapa langkah penanganan yang dilakukan pasca-kejadian meliputi:

  • Evakuasi Korban: Tim gabungan TNI, Polri, dan warga sekitar langsung mengevakuasi 9 jenazah korban menuju rumah sakit terdekat.

  • Identifikasi Kendaraan: Bangkai mobil yang ringsek disingkirkan dari jalur agar tidak mengganggu operasional perjalanan kereta api lainnya.

  • Investigasi Lanjutan: Pihak berwajib tengah mendalami apakah ada unsur kelalaian atau faktor teknis lain yang memicu kecelakaan ini.

Pentingnya Kewaspadaan di Perlintasan Sebidang

Tragedi di Tebing Tinggi ini menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan untuk selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas, terutama di perlintasan kereta api yang tidak berpalang pintu.

Sesuai dengan regulasi, pengguna jalan raya wajib mendahulukan perjalanan kereta api. Beberapa tips keselamatan yang terus dikampanyekan meliputi:

  1. Berhenti Sejenak: Tengok kanan-kiri sebelum menyeberang jalur kereta.

  2. Matikan Musik/Audio: Agar suara semboyan 35 (klakson kereta) dapat terdengar dengan jelas.

  3. Jangan Menerobos: Tetap bersabar jika sinyal atau peringatan mendekatnya kereta sudah aktif.

“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Kami berharap kejadian ini menjadi yang terakhir dan masyarakat semakin sadar akan bahaya di perlintasan kereta api,” ungkap perwakilan KAI, Kamis (22/1/2026).

Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/