69cf7f8c19831
Akhir Pelarian 14 Tahun! Jejak Kelam KKB Pulan Wonda Penembak Rombongan Tito Karnavian Kini Terhenti

JAYAPURA – Tidak ada tempat yang aman bagi musuh negara. Pesan tegas ini kembali dibuktikan oleh aparat gabungan TNI-Polri di wilayah Papua. Pada Jumat (3/4/2026), publik dikejutkan dengan kabar keberhasilan pasukan keamanan yang akhirnya berhasil melumpuhkan dan menghentikan langkah Pulan Wonda, salah satu anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang memiliki rekam jejak sangat berbahaya.

Bagi yang belum familier, nama Pulan Wonda bukanlah “pemain baru” di lingkaran kelompok separatis teroris tersebut. Ia adalah aktor di balik salah satu insiden paling berani dan menggemparkan pada tahun 2012. Saat itu, Pulan Wonda dan kelompoknya nekat melakukan penyerangan dan penembakan terhadap rombongan Tito Karnavian, yang kala itu masih menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Papua sebelum akhirnya melesat menjadi Kapolri dan Menteri Dalam Negeri.

Tindakan nekat menyerang petinggi kepolisian 14 tahun lalu itu membuat Pulan Wonda masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) prioritas tingkat tinggi. Ia dikenal licin, kerap berpindah-pindah tempat, dan memanfaatkan medan geografis pegunungan Papua yang ekstrem untuk menghindari kejaran Satgas. Selama pelariannya, ia juga diduga kuat terlibat dalam berbagai rentetan aksi teror yang meresahkan dan merenggut nyawa warga sipil tak berdosa di Bumi Cenderawasih.

Namun, sepandai-pandainya tupai melompat, akhirnya jatuh juga. Kesabaran, ketelitian intelijen, dan operasi taktis aparat keamanan akhirnya membuahkan hasil. Pelarian Pulan Wonda resmi dihentikan. Keberhasilan operasi di awal April 2026 ini bukan sekadar tangkapan biasa, melainkan sebuah pukulan psikologis yang sangat telak bagi mental jaringan KKB secara keseluruhan.

Langkah tegas aparat keamanan ini membuktikan bahwa negara memiliki memori yang panjang. Kejahatan terhadap kedaulatan negara dan kemanusiaan tidak akan pernah kedaluwarsa. Pemerintah dan aparat tidak akan mundur selangkah pun dalam menjamin keamanan warga Papua dari ancaman kelompok separatis.

Masyarakat Indonesia, khususnya warga Papua, kini bisa sedikit bernapas lega. Apresiasi setinggi-tingginya patut disematkan kepada seluruh prajurit TNI-Polri yang bertaruh nyawa di garis depan demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Semoga Papua terus damai dan pembangunan dapat berjalan lancar tanpa bayang-bayang teror senjata.

Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/