alit Jamaludin
Harga Sembako "Mencekik" di Awal Ramadan! Komisi III DPRD Bekasi Desak Pemkot Segera Gelar Operasi Pasar Murah

KOTA BEKASI – Memasuki minggu pertama Ramadan (Maret 2026), keluhan ibu rumah tangga mengenai lonjakan harga kebutuhan pokok di berbagai pasar tradisional di Bekasi semakin nyaring terdengar. Menanggapi hal ini, Komisi III DPRD Kota Bekasi meminta Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) serta OPD terkait untuk tidak tinggal diam dan segera melakukan langkah konkret.

Pihak legislatif menekankan bahwa kestabilan harga adalah kunci kenyamanan ibadah masyarakat selama bulan suci.

Intervensi Mendesak: Operasi Pasar sebagai Solusi

Komisi III mendorong Pemkot Bekasi untuk segera menggelar Operasi Pasar Murah (OPM) di titik-titik kelurahan atau kecamatan yang padat penduduk. Beberapa poin desakan dewan antara lain:

  1. Subsidi Harga: Meminta pemerintah daerah menggunakan dana tak terduga atau anggaran ketahanan pangan untuk mensubsidi harga sembako agar bisa dijual di bawah harga pasar.

  2. Sidak Distributor: Mendesak Satgas Pangan untuk memeriksa gudang-gudang distributor guna memastikan tidak ada praktik penimbunan barang yang sengaja dilakukan untuk mempermainkan harga.

  3. Distribusi Terintegrasi: Memastikan stok bahan pangan di Gudang Bulog maupun stok daerah cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga Idulfitri nanti.

  4. Akurasi Data: Menggunakan aplikasi pemantau harga pangan secara real-time agar intervensi pasar dilakukan tepat sasaran di wilayah yang harganya paling melonjak.

“Jangan Biarkan Warga Terbebani Saat Beribadah”

Dewan mengingatkan bahwa lonjakan harga pangan yang tidak terkendali dapat memicu inflasi daerah dan menurunkan kesejahteraan masyarakat secara sistemik di tahun 2026 ini.

“Kami minta Pemkot Bekasi gerak cepat. Jangan tunggu sampai harga melambung makin tinggi baru bertindak. Operasi pasar harus segera digelar secara merata di 12 kecamatan. Rakyat butuh solusi nyata agar Ramadan ini mereka bisa beribadah dengan tenang tanpa pusing memikirkan harga beras dan telur,” tegas perwakilan Komisi III DPRD Kota Bekasi, Senin (2/3/2026).

(binarnesia/adv)

Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/