1000608861
UMKM Bekasi Naik Kelas! Ketua DPRD Sardi Efendi Dorong Penguatan Koperasi di Tiap Kecamatan dalam Renja 2027

KOTA BEKASI – Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) diproyeksikan menjadi pilar utama ketahanan ekonomi Bekasi di masa depan. Pada Kamis (26/02/2026), Ketua DPRD Kota Bekasi, Dr. Sardi Efendi, S.Pd., M.M., menghadiri Forum Perangkat Daerah guna menyusun Rencana Kerja (Renja) Dinas Koperasi dan UMKM (DiskopUMKM) Tahun 2027.

Kehadiran pimpinan legislatif ini menegaskan komitmen DPRD dalam memastikan anggaran daerah tahun 2027 benar-benar “pro-rakyat”, khususnya bagi ribuan pelaku usaha yang tersebar di wilayah Kota Bekasi.

Strategi Koperasi: Wadah Modal dan Pembinaan

Dr. Sardi Efendi menekankan bahwa pembinaan UMKM yang jumlahnya sangat masif tidak akan efektif jika dilakukan secara parsial. Ia mengusulkan pembentukan dan penguatan koperasi di tingkat Rukun Usaha (RU) hingga tingkat kecamatan sebagai solusi organisasi.

Poin-poin strategis yang disampaikan Ketua DPRD:

  • Koperasi Tingkat Wilayah: Menjadikan koperasi sebagai “rumah besar” bagi pelaku UMKM di kecamatan agar lebih terorganisir dalam mengakses bantuan modal.

  • Validasi Database: Mendesak DiskopUMKM untuk melakukan pemutakhiran data pelaku usaha agar bantuan dan pelatihan tepat sasaran (tidak salah alamat).

  • Pelatihan Berkelanjutan: Menolak program yang hanya bersifat formalitas; pelatihan harus memiliki output peningkatan omzet dan kualitas produk yang nyata.

  • Akses Permodalan: Mempermudah mata rantai birokrasi bagi UMKM yang ingin berkembang melalui skema pembiayaan yang didukung oleh regulasi daerah.

Target: Tekan Pengangguran dan Kemiskinan 

Fungsi Pengawasan Legislatif Sebagai pemegang fungsi penganggaran, DPRD Bekasi berjanji akan mengawal setiap rupiah yang dialokasikan dalam Renja 2027. Fokus utamanya adalah memastikan program DiskopUMKM selaras dengan target pemerintah kota untuk menekan angka pengangguran melalui penciptaan lapangan kerja di sektor informal.

Sinergi Perangkat Daerah Forum ini juga dihadiri oleh perwakilan Bagian Perekonomian dan SDA, yang menandakan adanya sinergi lintas sektoral untuk memastikan bahan baku dan distribusi produk UMKM lokal Bekasi dapat bersaing di pasar yang lebih luas.

“UMKM Kuat, Ekonomi Bekasi Hebat”

Dr. Sardi Efendi optimistis bahwa jika koperasi di tingkat wilayah sudah berjalan, maka indikator kinerja pemerintah daerah dalam menyejahterakan warga akan lebih mudah tercapai.

“UMKM kita jumlahnya ribuan. Jika dikoordinasikan melalui koperasi yang kuat di tingkat wilayah (kecamatan), maka indikator kinerja dinas dapat tercapai. Koperasi adalah wadah strategis agar mereka memiliki akses yang lebih luas terhadap permodalan dan pembinaan usaha,” tegas Dr. Sardi Efendi, Kamis (26/02/2026).

(binarnesia/adv)

Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/