mw9cz19lu0usue9
Waspada Demam Berdarah! Kasus DBD Mulai Muncul di Bangkalan, Dinkes Berikan Layanan Fogging Gratis

BANGKALAN – Seiring dengan kondisi cuaca yang tidak menentu, ancaman penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) mulai menjadi perhatian serius di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat melaporkan bahwa sejumlah kasus DBD telah ditemukan di beberapa titik, sehingga masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti.

Sebagai langkah cepat tanggap, Pemerintah Kabupaten Bangkalan melalui Dinas Kesehatan menyediakan layanan pengasapan atau fogging gratis bagi wilayah yang terindikasi memiliki kasus aktif.

Prosedur Layanan Fogging Gratis bagi Warga Bangkalan

Dinas Kesehatan Bangkalan menegaskan bahwa fogging merupakan salah satu cara efektif untuk memutus rantai penularan nyamuk dewasa di lokasi yang sudah ditemukan penderita. Masyarakat di wilayah Bangkalan dihimbau untuk tidak ragu melaporkan jika ada anggota keluarga atau tetangga yang terdiagnosa positif DBD oleh pihak rumah sakit atau puskesmas.

Langkah-langkah untuk mendapatkan layanan ini meliputi:

  • Laporan Resmi: Perwakilan warga atau pengurus lingkungan dapat melapor ke Puskesmas terdekat di wilayah Bangkalan dengan membawa bukti hasil pemeriksaan laboratorium pasien.

  • Penyelidikan Epidemiologi (PE): Petugas kesehatan akan melakukan survei lapangan untuk memastikan apakah area tersebut memenuhi kriteria untuk dilakukan fogging.

  • Pelaksanaan Tanpa Biaya: Jika memenuhi syarat, petugas akan diterjunkan untuk melakukan fogging di area terdampak tanpa dipungut biaya sedikit pun.

Bukan Sekadar Fogging, PSN Tetap yang Utama

Meskipun layanan fogging disediakan secara gratis, Dinkes Bangkalan mengingatkan bahwa fogging hanya membunuh nyamuk dewasa dan bukan jentik-jentik. Oleh karena itu, masyarakat di seluruh penjuru Bangkalan tetap diwajibkan melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) secara mandiri melalui gerakan 3M Plus:

  1. Menguras tempat penampungan air secara rutin.

  2. Menutup rapat semua wadah air.

  3. Mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menampung air hujan.

Imbauan Keselamatan dan Gejala DBD

Warga Bangkalan diharapkan segera membawa anggota keluarga ke fasilitas kesehatan jika ditemukan gejala panas tinggi yang tidak turun selama 2-7 hari, nyeri sendi, atau muncul bintik merah pada kulit. Penanganan dini sangat krusial untuk mencegah kondisi fatal akibat DBD.

Dengan sinergi antara laporan cepat masyarakat dan tindakan tegas dari Dinas Kesehatan, diharapkan penyebaran kasus DBD di wilayah Kabupaten Bangkalan dapat segera ditekan di awal tahun 2026 ini.

Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/