ustaz-khalid-basalamah-diperiksa-kpk-1757393106491_169
Bongkar Mafia Kuota Haji! KPK Panggil Lagi Ustaz Khalid Basalamah Sebagai Saksi PIHK

JAKARTA – Di saat jutaan umat Islam di Indonesia harus bersabar menghadapi daftar tunggu ( waiting list) ibadah haji yang bisa memakan waktu hingga puluhan tahun, aroma tak sedap justru tercium dari jalur “VIP” birokrasi keagamaan kita. Pada Kamis (23/4/2026), babak baru dari skandal pengelolaan kuota ibadah suci ini kembali digelar di Gedung Merah Putih KPK.

Publik menyoroti langkah penyidik saat KPK panggil lagi Ustaz Khalid Basalamah terkait kasus korupsi kuota haji periode 2023-2024. Namun, sebelum netizen melempar spekulasi liar, posisi hukum harus diluruskan terlebih dahulu. Pendakwah kondang tersebut dipanggil secara resmi dengan status sebagai saksi, bukan tersangka.

Juru Bicara KPK menegaskan bahwa pemanggilan ini berkaitan erat dengan kapasitas beliau sebagai salah satu pihak dari Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) alias biro travel haji dan umrah. Lembaga antirasuah tersebut saat ini sedang membedah secara mendalam bagaimana anatomi dan mekanisme jual-beli atau pengisian kuota ibadah haji jalur khusus yang diduga kuat sarat akan praktik suap dan nepotisme di lingkaran dalam kementerian terkait.

Bagi kita masyarakat sipil, kasus ini adalah tamparan keras. Fakta bahwa ada oknum yang tega meraup untung dari regulasi kuota ibadah adalah bentuk moral hazard (kerusakan moral) yang paling parah. Biro travel (PIHK) sering kali menjadi pihak yang terjepit atau justru dimanfaatkan dalam lingkaran sistem kuota yang transaksinya sengaja dibuat buram alias tidak transparan.

Pemanggilan saksi-saksi dari kalangan biro travel ini diharapkan bisa membuka kotak pandora. Siapa sebenarnya dalang utama di balik layar yang memperjualbelikan kuota tersebut? Publik menuntut KPK untuk tidak hanya berhenti di level operator atau travel, tapi berani menyikat habis “aktor intelektual” pembuat kebijakan yang melanggengkan sistem korup ini.

Mari kita kawal proses hukum ini dengan objektif. Hormati mereka yang kooperatif hadir sebagai saksi, dan mari kita tuntut transparansi total agar ibadah suci ini tidak lagi dinodai oleh tangan-tangan serakah mafia birokrasi!

Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/