JAKARTA – Genderang perang melawan tindak pidana korupsi kembali ditabuh kencang oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Memasuki hari Rabu (8/4/2026), publik disuguhkan dengan pengungkapan fakta terbaru yang cukup mencengangkan dari rentetan proses penyidikan kasus yang tengah bergulir. Fokus sorotan kini tertuju pada nama Ono Surono, setelah penyidik menemukan bukti fisik yang tak terbantahkan di area paling privatnya.
Dalam konferensi pers terbarunya, juru bicara KPK membeberkan secara gamblang mengenai asal-muasal penemuan uang tunai bernilai ratusan juta rupiah yang kini telah berstatus sebagai barang bukti sitaan. Bukan di brankas perusahaan atau rekening tersembunyi, tumpukan uang tunai tersebut secara mengejutkan ditemukan langsung saat penyidik menggeledah ruang pribadi Ono Surono.
“Tim penyidik kami telah melakukan penggeledahan secara menyeluruh sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku. Dari hasil giat tersebut, kami berhasil mengamankan uang tunai senilai ratusan juta rupiah yang letaknya berada di dalam ruang pribadi yang bersangkutan,” ungkap perwakilan KPK kepada awak media.
Penemuan barang bukti berupa cold hard cash (uang tunai) di ruang privat ini tentu memperkuat dugaan penyidik terkait adanya aliran dana tak wajar. Dalam kacamata hukum pidana korupsi, menyimpan uang tunai dalam jumlah fantastis di ruangan pribadi kerap menjadi modus klasik para tersangka untuk menghindari pelacakan dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang biasanya sangat mudah melacak transaksi perbankan.
Meski asas praduga tak bersalah (presumption of innocence) tetap harus dijunjung tinggi hingga adanya putusan inkrah dari pengadilan, temuan duit ratusan juta ini jelas menjadi pukulan telak. KPK kini tengah melakukan pendalaman intensif untuk menelusuri dari mana asal muasal uang tersebut, apakah berkaitan langsung dengan fee proyek, suap, atau gratifikasi yang sedang diselidiki.
Kasus di awal April 2026 ini kembali menjadi pengingat keras bagi para pemangku kepentingan. Rakyat sudah terlalu lelah melihat pejabat dan elit politik yang tersandung kasus rasuah. Publik kini menaruh harapan besar agar KPK tidak pandang bulu dan berani mengusut tuntas siapa pun yang terlibat, hingga ke akar-akarnya!
Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/
Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/






















