BEKASI – Suasana di gedung wakil rakyat Kota Bekasi tampak berbeda dari biasanya pada Rabu (11/3/2026). Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-29 Kota Bekasi, DPRD Kota Bekasi menyelenggarakan bazar yang mempertemukan puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari berbagai penjuru kecamatan. Acara yang dipadukan dengan sesi talkshow edukatif ini menjadi magnet bagi warga dan aparatur sipil negara yang ingin mendukung kebangkitan produk lokal.
Wadah Promosi di Jantung Legislatif
Halaman gedung DPRD Kota Bekasi disulap menjadi deretan gerai yang menawarkan aneka produk unggulan. Mulai dari kuliner khas Bekasi, kerajinan tangan kreatif, hingga produk fashion etnik modern dipamerkan dengan apik. Kegiatan ini sengaja dirancang oleh pimpinan dan anggota DPRD sebagai bentuk dukungan konkret terhadap ekonomi kerakyatan, mengingat UMKM merupakan tulang punggung ekonomi kota yang harus terus didorong pertumbuhannya.
Ketua DPRD Kota Bekasi menyampaikan bahwa momentum usia ke-29 ini adalah waktu yang tepat bagi Kota Bekasi untuk semakin memantapkan diri sebagai kota perdagangan dan jasa yang inklusif. Dengan melibatkan UMKM secara langsung dalam perayaan hari jadi, diharapkan ada interaksi positif antara pembuat kebijakan dan pelaku usaha, sehingga aspirasi mengenai kendala usaha dapat didengar langsung oleh para wakil rakyat.
Talkshow Edukatif: UMKM Naik Kelas 2026
Tidak hanya berfokus pada aktivitas jual beli, rangkaian acara ini juga diisi dengan talkshow yang menghadirkan narasumber berkompeten. Topik yang dibahas mencakup strategi pemasaran digital di tahun 2026, pentingnya legalitas usaha seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), hingga akses permodalan yang sehat. Sesi ini diharapkan memberikan wawasan baru bagi para pelaku UMKM agar tidak hanya mahir dalam memproduksi barang, tetapi juga andal dalam manajemen bisnis dan ekspansi pasar.
Beberapa poin utama yang ditekankan dalam sesi talkshow tersebut antara lain:
-
Pentingnya adaptasi teknologi pembayaran digital untuk memudahkan transaksi di era nontunai.
-
Pemanfaatan media sosial secara organik maupun berbayar untuk menjangkau pasar di luar wilayah Bekasi.
-
Peningkatan standar kualitas kemasan produk agar mampu bersaing dengan produk pabrikan di rak-rak ritel modern.
Harapan untuk Bekasi di Usia ke-29
Perayaan yang penuh semangat ini juga menjadi refleksi atas perjalanan panjang Kota Bekasi selama hampir tiga dekade. DPRD Kota Bekasi berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan-kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan warga melalui penguatan sektor ekonomi kreatif. Partisipasi masyarakat dalam bazar ini menunjukkan bahwa rasa bangga akan produk lokal Bekasi terus tumbuh dengan kuat.
Melalui acara Bazar UMKM dan Talkshow ini, DPRD Kota Bekasi ingin memberikan pesan bahwa kemajuan kota harus dirasakan oleh seluruh lapisan, termasuk para pengusaha kecil. Hari Jadi ke-29 bukan sekadar perayaan angka, melainkan simbol sinergi antara pemerintah, legislatif, dan rakyat untuk bersama-sama membangun Bekasi yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing global.
(binarnesia/adv)
Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/
Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/















