6991e2ff067c7
Teror di Pekalongan! Suami Anggota DPRD Jateng Nyaris Ditembak OTK di Rumah Sendiri

PEKALONGAN – Suasana tenang di Kota Pekalongan mendadak berubah mencekam pada Minggu malam (15/2/2026). Sebuah aksi teror bersenjata dilaporkan menimpa suami dari seorang anggota DPRD Jawa Tengah. Korban nyaris kehilangan nyawa setelah seorang orang tak dikenal (OTK) melepaskan tembakan di kediaman pribadinya.

Beruntung, korban berhasil selamat dari maut, namun insiden ini memicu tanda tanya besar mengenai motif di balik serangan yang menyasar keluarga pejabat publik tersebut.

Kronologi Kejadian: Serangan Cepat di Depan Rumah

Berdasarkan laporan awal, peristiwa terjadi saat kondisi lingkungan mulai sepi. Pelaku yang diduga sudah memantau situasi langsung melancarkan aksinya begitu melihat target berada dalam jangkauan. Suara letusan senjata api sempat mengejutkan warga sekitar sebelum pelaku melarikan diri menggunakan kendaraan bermotor.

Beberapa fakta penting di lapangan:

  • Target: Suami dari anggota aktif DPRD Provinsi Jawa Tengah.

  • Pelaku: Diduga berjumlah satu hingga dua orang (masih dalam penyelidikan).

  • Barang Bukti: Polisi telah melakukan olah TKP dan menemukan proyektil/selongsong di lokasi kejadian.

  • Kondisi Korban: Tidak mengalami luka serius namun mengalami syok berat akibat serangan mendadak tersebut.

Polisi Buru Pelaku dan Dalami Motif Politik

Mengingat status korban yang merupakan keluarga dari pejabat legislatif, pihak kepolisian kini mendalami apakah serangan ini murni kriminalitas umum atau memiliki kaitan dengan aktivitas politik sang istri. Penjagaan di sekitar lokasi pun diperketat guna mengantisipasi aksi susulan.

“Kami sedang mengumpulkan rekaman CCTV dari berbagai sudut di sekitar lokasi kejadian. Identitas kendaraan pelaku sedang kami lacak. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi lebih jauh hingga penyelidikan selesai,” ungkap perwakilan kepolisian setempat, Senin (16/2/2026).

Aksi koboi jalanan ini menjadi peringatan keras bagi sistem keamanan di wilayah pemukiman, terutama bagi mereka yang memiliki profil risiko tinggi di ranah publik.

Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/