68eee71eaa503
Anti-Drama! FIFA Terapkan Aturan "Waktu Efektif" di Piala Dunia 2026: Pemain Tak Bisa Lagi Mengulur Waktu

ZURICH / MEKSIKO CITY – Menjelang pesta bola terbesar di bumi, FIFA secara resmi memperkenalkan protokol baru yang akan diterapkan pada Piala Dunia 2026. Fokus utamanya adalah meningkatkan “Effective Playing Time” (waktu bermain efektif). Berdasarkan evaluasi panjang, FIFA memutuskan bahwa penonton berhak mendapatkan aksi di lapangan tanpa terganggu oleh taktik mengulur waktu yang sering dilakukan tim yang sedang unggul.

Aturan ini merupakan pengembangan dari sistem injury time yang sangat panjang di Piala Dunia Qatar, namun kali ini dengan pengawasan yang jauh lebih ketat terhadap tindakan individu pemain di lapangan.

Mekanisme “Stopwatch” dan Sanksi Tegas

Dalam aturan baru ini, wasit keempat dan tim VAR akan memiliki kontrol penuh terhadap pencatatan waktu yang hilang. Beberapa poin krusial yang akan diubah meliputi:

  • Aturan 6 Detik Kiper: Wasit akan mulai memberikan kartu kuning secara instan jika kiper memegang bola lebih dari 6-8 detik secara sengaja untuk menunda tendangan gawang.

  • Prosedur Pergantian Pemain: Pemain yang diganti wajib keluar dari garis terdekat di mana ia berada. Jika terdeteksi berjalan lambat untuk mengulur waktu, wasit berhak memberikan kartu kuning sebelum pemain tersebut keluar lapangan.

  • Penanganan Cedera: Jika medis masuk ke lapangan, pemain tersebut harus segera dievakuasi keluar lapangan kecuali dalam kasus cedera serius, agar permainan bisa segera dimulai kembali.

  • Sanksi Kartu Kuning Otomatis: Pemain yang menendang bola menjauh setelah peluit pelanggaran dibunyikan (untuk menunda tendangan bebas) akan langsung diganjar kartu kuning tanpa peringatan verbal.

“Menghargai Setiap Menit di Atas Rumput”

Presiden FIFA menekankan bahwa langkah ini diambil demi sportivitas dan nilai hiburan sepak bola yang mulai terganggu oleh taktik non-teknis.

“Sepak bola adalah tentang aksi, bukan tentang menunggu. Di Piala Dunia 2026, kami ingin memastikan bahwa waktu yang berjalan di jam stadion adalah waktu yang benar-benar digunakan untuk bermain. Tidak ada lagi celah bagi tim manapun untuk mencuri waktu dengan cara-cara yang tidak sportif,” tegas perwakilan FIFA, Minggu (1/3/2026).

Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/