1731292Mahmoud-Ahmadinejad780x390
Konspirasi Tingkat Tinggi! Terungkap AS-Israel Ternyata Siapkan Ahmadinejad Gantikan Ali Khamenei

TEHERAN – Konstelasi politik di Timur Tengah kembali diguncang oleh sebuah bocoran informasi intelijen yang sangat di luar nalar. Di tengah memanasnya ancaman militer secara terbuka, sebuah laporan rahasia membeberkan manuver politik bawah tanah yang sedang dimainkan oleh poros Washington-Tel Aviv. Secara mengejutkan, terungkap AS-Israel ternyata siapkan Ahmadinejad gantikan Ali Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran (Supreme Leader).

Skenario ini terdengar bak sebuah paradoks besar. Mengingat rekam jejak Mahmoud Ahmadinejad yang selama menjabat sebagai Presiden Iran kerap melontarkan retorika anti-Barat dan anti-Zionis yang sangat keras, mengapa kini ia justru disebut sebagai “kuda troya” bagi kepentingan Amerika Serikat dan Israel?

Memanfaatkan Friksi Internal Teheran

Menurut sejumlah analisis intelijen yang bocor ke publik, langkah taktis AS dan lembaga intelijen Israel (Mossad) ini bukan tanpa alasan matematis. Pasca lengser dari kursi kepresidenan, Ahmadinejad justru bermetamorfosis menjadi salah satu kritikus paling vokal terhadap kubu ulama konservatif dan rezim Mullah yang dipimpin oleh Ayatollah Ali Khamenei.

Ahmadinejad secara terbuka kerap mengkritik kebobrokan ekonomi, korupsi elit, dan pengekangan kebebasan sipil di Iran. Sikap pembangkangan ini membuatnya secara perlahan disingkirkan dari ring satu kekuasaan Teheran.

“Bagi Washington dan Tel Aviv, musuh dari musuhku adalah temanku. Ketika terungkap AS-Israel ternyata siapkan Ahmadinejad gantikan Ali Khamenei, ini menunjukkan bahwa Barat sedang mencoba mengeksploitasi popularitas populis Ahmadinejad di kalangan masyarakat bawah untuk memicu kudeta senyap dari dalam,” urai seorang analis geopolitik Timur Tengah.

Tiga Alasan Skenario “Kuda Troya” Ahmadinejad

Meskipun terdengar mustahil, skenario pergantian rezim (regime change) ini bersandar pada tiga kalkulasi strategis:

  1. Basis Massa Populis: Ahmadinejad masih memiliki basis pendukung loyalis yang sangat besar di daerah pedesaan dan kalangan kelas pekerja Iran yang saat ini paling menderita akibat sanksi ekonomi Barat.

  2. Pemecah Belah Garda Revolusi: Sosoknya yang pragmatis dinilai mampu memecah kesetiaan di dalam tubuh Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), antara faksi yang pro-Khamenei dan faksi nasionalis-populis.

  3. Transisi Kekuasaan yang Lemah: Ali Khamenei yang kini berusia lanjut dan dikabarkan mengalami masalah kesehatan membuat kursi Pemimpin Tertinggi rentan diperebutkan. AS dan Israel diduga tengah menanamkan pengaruhnya agar penerus Khamenei bukanlah figur yang lebih radikal.

Teheran Merespons dengan Paranoia

Bocornya dokumen konspirasi ini dipastikan akan memicu gelombang paranoia tingkat tinggi di dalam istana kepresidenan dan parlemen Iran. Otoritas keamanan Teheran diprediksi akan segera melakukan aksi bersih-bersih (purging) terhadap faksi-faksi politik yang terindikasi memiliki hubungan dekat dengan Ahmadinejad.

Dunia internasional kini terus mengamati pergolakan internal di Iran. Jika perpecahan elit di Teheran ini terus membesar, hal tersebut akan menjadi keuntungan strategis yang tak ternilai bagi Israel dan Amerika Serikat dalam memenangkan perang proksi di kawasan Timur Tengah tanpa harus melepaskan satu peluru pun.

Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/