Jakarta – Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Jawa Barat mengalami peningkatan pada 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat IPM Jawa Barat mencapai 76,62, bertambah 0,72 poin dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 75,90.
Kenaikan tersebut didorong oleh perbaikan seluruh indikator pembentuk IPM, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga standar hidup masyarakat. Umur Harapan Hidup (UHH) saat lahir meningkat 0,27 tahun menjadi 75,80 tahun. Sementara itu, Harapan Lama Sekolah (HLS) mencapai 13,03 tahun dan Rata-rata Lama Sekolah (RLS) berada di angka 9,25 tahun.
Dari aspek ekonomi, pengeluaran riil per kapita yang disesuaikan tercatat sebesar Rp13,002 juta per tahun. Angka tersebut meningkat Rp555 ribu dibandingkan capaian 2025.
Kepala BPS Jawa Barat, Margaretha Ari Anggorowati, juga mengungkapkan adanya perubahan status pembangunan manusia di dua wilayah. Kabupaten Cianjur berhasil beralih dari kategori sedang menjadi tinggi dengan IPM 70,64. Adapun Kota Bogor meningkat dari kategori tinggi menjadi sangat tinggi setelah mencapai angka 80,44.
Dengan perkembangan tersebut, kini terdapat lima kota di Jawa Barat yang masuk kategori pembangunan manusia sangat tinggi dan 22 kabupaten/kota dalam kategori tinggi. Tidak ada lagi wilayah yang berada pada kategori sedang maupun rendah.
Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/
Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/





















