69e2edc443c51
Risiko Pasukan Oranye: Petugas PPSU Jaksel Jadi Korban Kecelakaan Kerja, Klaim JKK BPJS Langsung Cair

JAKARTA SELATAN – Menjadi garda terdepan kebersihan ibu kota berarti harus siap berhadapan dengan bahaya di jalanan raya setiap harinya. Pada Sabtu (18/4/2026), risiko profesi ini kembali memakan korban. Seorang petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU)—atau yang akrab disapa Pasukan Oranye—di wilayah Jakarta Selatan dilaporkan mengalami kecelakaan kerja saat tengah menjalankan tugasnya membersihkan fasilitas publik.

Insiden ini kembali membuka mata publik bahwa para pekerja lapangan yang bersinggungan langsung dengan padatnya lalu lintas dan cuaca ekstrem memiliki tingkat kerentanan yang sangat tinggi. Mulai dari risiko terserempet kendaraan bermotor, tertimpa dahan pohon tumbang, hingga terperosok ke dalam gorong-gorong, nyawa mereka kerap menjadi taruhannya.

Namun, di tengah musibah tersebut, ada secercah kabar kelegaan bagi pihak keluarga. Mengingat petugas tersebut terlindungi oleh program pemerintah, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan langsung merespons cepat.

Terkait insiden petugas PPSU Jaksel jadi korban kecelakaan kerja, klaim JKK BPJS (Jaminan Kecelakaan Kerja) dipastikan akan menanggung seluruh biaya perawatan medis sang petugas. Fasilitas JKK ini menjamin bahwa korban akan mendapatkan perawatan medis tanpa batas biaya (unlimited) sesuai indikasi medis hingga yang bersangkutan dinyatakan sembuh total dan siap kembali bekerja. Jika masa pemulihan membutuhkan waktu lama, program ini juga membayarkan santunan Sementara Tidak Mampu Bekerja (STMB) sebagai pengganti upah.

Kabar Pelita mendoakan kesembuhan yang secepatnya bagi petugas PPSU yang menjadi korban. Peristiwa di pertengahan April 2026 ini harus menjadi evaluasi total bagi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Meski perlindungan asuransi kesehatan sudah berjalan sangat baik, langkah preventif jauh lebih penting! Kelengkapan Alat Pelindung Diri (APD) seperti rompi reflector yang menyala terang, helm proyek, dan sepatu safety yang layak pakai harus menjadi standar wajib yang diawasi ketat. Jangan tunggu ada korban jatuh baru kita ribut soal keamanan kerja!

Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/