78605-pramono-anung-di-balai-kota-dki-jakarta
Investasi Jakarta Bertumbuh, Pemprov DKI Perkuat Kepercayaan dan Iklim Usaha

Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus melakukan pembenahan untuk menjaga pertumbuhan investasi sekaligus memperkuat kepercayaan dunia usaha. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjadikan Jakarta sebagai kota global yang kompetitif, terbuka, dan memiliki iklim usaha yang semakin kondusif.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan realisasi investasi di Jakarta menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir. Nilainya meningkat dari sekitar Rp103,3 triliun pada 2021 menjadi Rp270,9 triliun pada 2025. Sementara hingga triwulan II 2026, realisasi investasi telah mencapai Rp173,6 triliun atau sekitar 17,2 persen dari total investasi nasional. Pada periode yang sama, ekonomi Jakarta tumbuh 5,52 persen.

Untuk mempertahankan tren tersebut, Pemprov DKI memperkuat reformasi pelayanan publik, khususnya dalam proses perizinan. Berdasarkan Pergub Nomor 11 Tahun 2026, sejumlah perizinan strategis seperti Koefisien Lantai Bangunan (KLB) dan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) ditargetkan dapat diselesaikan paling lama 15 hari.

Pramono menilai kepastian layanan menjadi salah satu faktor penting dalam membangun kepercayaan investor. Selain reformasi birokrasi, Pemprov DKI juga mendorong kolaborasi dengan sektor swasta dalam pembangunan infrastruktur sehingga tidak sepenuhnya bergantung pada APBD.

Menurut Pramono, investasi yang masuk diharapkan tidak hanya meningkatkan nilai ekonomi Jakarta, tetapi juga menciptakan lapangan kerja, mendorong inovasi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/