697739574164e
[CEK FAKTA] Hoaks: Habiburokhman Sebut Gibran Mirip Nabi Yusuf, Ini Fakta Sebenarnya!

JAKARTA – Jagat media sosial kembali diramaikan oleh narasi yang mencatut nama politikus Partai Gerindra, Habiburokhman, dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Sebuah unggahan mengeklaim bahwa Habiburokhman mengeluarkan pernyataan yang menyebut Gibran memiliki kemiripan dengan Nabi Yusuf.

Namun, benarkah pernyataan tersebut pernah diucapkan? Berdasarkan penelusuran tim Cek Fakta pada Kamis (5/2/2026), narasi tersebut dipastikan sebagai informasi palsu atau hoaks.

Hasil Penelusuran: Manipulasi Narasi

Setelah dilakukan verifikasi melalui berbagai kanal berita resmi dan arsip pernyataan publik Habiburokhman, tidak ditemukan satu pun catatan kredibel yang mendukung klaim tersebut. Narasi ini diduga kuat sengaja disebarkan untuk memicu polemik atau membangun sentimen negatif di tengah masyarakat.

Modus yang digunakan biasanya meliputi:

  • Tangkapan Layar Palsu: Mengedit headline berita dari media arus utama agar seolah-olah asli.

  • Kutipan Fabrikasi: Membuat kutipan sepihak tanpa ada rekaman video atau tulisan asli dari narasumber yang bersangkutan.

  • Satir yang Disalahartikan: Mengambil konten komedi/satir yang kemudian disebarkan sebagai berita serius.

Bahaya “Post-Truth” dalam Politik

Di tahun 2026, serangan hoaks dengan mencatut nama tokoh publik semakin marak. Penggunaan nama tokoh agama atau analogi religi seperti “Nabi Yusuf” sering kali digunakan oleh pembuat hoaks karena dianggap efektif dalam memancing emosi dan reaksi cepat dari netizen tanpa melakukan verifikasi terlebih dahulu.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu melakukan cross-check sebelum membagikan informasi yang bersifat bombastis atau kontroversial. Hoaks seperti ini hanya bertujuan memecah belah dan mengaburkan fakta objektif,” tulis laporan Cek Fakta, Kamis (5/2/2026).

Masyarakat diminta untuk lebih jeli melihat sumber berita. Jika sebuah pernyataan besar tidak dimuat oleh setidaknya tiga media nasional yang kredibel, maka besar kemungkinan informasi tersebut adalah fabrikasi.

Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/