JAKARTA – Babak baru perjuangan hukum dr. Richard Lee kembali memanas di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan. Pada Rabu (11/2/2026), sidang perdana praperadilan yang diajukan oleh dokter sekaligus influencer kondang tersebut resmi digelar. Agenda sidang ini bertujuan untuk menguji sah atau tidaknya penetapan tersangka atau tindakan hukum lain yang dilakukan oleh pihak kepolisian terhadapnya.
Namun, ada pemandangan menarik di koridor pengadilan. Sosok viral yang dikenal sebagai “Dokter Detektif” (Doktif) tampak sudah hadir sejak pagi buta untuk mengawal jalannya persidangan, menambah riuh suasana di antara awak media.
Dukungan dan Pemantauan: Fenomena “Dokter Detektif”
Kehadiran Dokter Detektif bukan tanpa alasan. Sebagai sosok yang gencar melakukan edukasi mengenai kandungan skincare dan transparansi produk kecantikan, kehadirannya dianggap sebagai bentuk solidaritas sekaligus pemantauan terhadap kasus-kasus hukum yang melibatkan praktisi medis dan industri estetika.
Beberapa poin penting dari suasana sidang pagi ini:
-
Kehadiran Awal: Dokter Detektif dilaporkan tiba sebelum gerbang pengadilan dibuka sepenuhnya, menunjukkan atensi tinggi terhadap kasus Richard Lee.
-
Materi Praperadilan: Tim hukum Richard Lee fokus pada dugaan ketidaksesuaian prosedur dalam penetapan status hukum kliennya.
-
Atensi Publik: Kasus ini diprediksi akan menjadi barometer bagi para content creator medis dalam menyuarakan edukasi produk tanpa bayang-bayang kriminalisasi.
Hukum vs Edukasi: Mencari Keadilan di Meja Hijau
Kasus Richard Lee selalu menarik perhatian publik karena sering bersinggungan dengan edukasi produk kecantikan yang kontroversial. Melalui jalur praperadilan, Richard Lee mencoba membuktikan bahwa langkah hukum yang diambil terhadapnya tidak memiliki landasan prosedur yang kuat.
“Praperadilan adalah hak konstitusional setiap warga negara untuk mendapatkan kepastian hukum. Kami hadir untuk memastikan bahwa proses ini berjalan transparan dan objektif, tanpa ada intervensi dari pihak mana pun,” tegas perwakilan tim kuasa hukum Richard Lee, Rabu (11/2/2026).
Sementara itu, Dokter Detektif yang berada di lokasi enggan memberikan komentar panjang, namun keberadaannya di barisan kursi penonton sidang menjadi sinyal kuat bahwa komunitas “detektif skincare” sedang mengawasi jalannya keadilan.
Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/
Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/



















