JAKARTA – Program raksasa Makan Bergizi Gratis (MBG) terus mengebut persiapan infrastrukturnya. Namun, sebuah keputusan mengejutkan memicu diskursus publik: keterlibatan aktif aparat keamanan. Pada Kamis (16/4/2026), Badan Gizi Nasional (BGN) akhirnya angkat bicara merespons pertanyaan publik mengenai mengapa TNI dan Polri diberikan kewenangan untuk mendirikan dan mengelola hingga 1.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Munculnya pertanyaan ini sangat wajar. Sebagian masyarakat khawatir jika pelibatan aparat keamanan ini akan menyingkirkan peran sipil atau UMKM lokal dalam roda ekonomi program gizi tersebut. Namun, BGN menegaskan bahwa langkah ini murni didasari oleh pertimbangan logistik, ketahanan, dan jangkauan teritorial, bukan militerisasi pangan.
Alasan utamanya adalah kesiapan jaringan teritorial. Tidak bisa dipungkiri, TNI dan Polri memiliki struktur organisasi yang paling mengakar hingga ke pelosok desa melalui keberadaan Babinsa (Bintara Pembina Desa) dan Bhabinkamtibmas. Untuk menjangkau wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar) yang minim infrastruktur jalan dan sarana sipil, BGN membutuhkan armada yang tangguh dan terbiasa beroperasi di medan sulit.
Selain itu, instansi militer dan kepolisian memiliki standar kedisiplinan dan higienitas dapur lapangan (field kitchen) yang sudah teruji dalam berbagai operasi bencana alam maupun operasi militer selain perang (OMSP). Dengan target puluhan juta porsi makan setiap harinya, presisi waktu distribusi dan keamanan pangan menjadi harga mati yang tidak boleh meleset.
Meski alasannya sangat masuk akal dan taktis, eksekusi di pertengahan April 2026 ini tetap memerlukan catatan kritis. Kabar Pelita mengingatkan bahwa keberadaan 1.000 SPPG yang dikelola aparat ini sifatnya harus menjadi “motor penggerak” atau back-up logistik di area blank spot, bukan memonopoli.
BGN harus memastikan bahwa bahan baku makanan (sayur, daging, telur) yang dimasak di dapur TNI-Polri tersebut tetap dibeli dari tangan petani dan peternak lokal. Kedaulatan gizi harus sejalan dengan kemandirian ekonomi rakyat di sekitarnya!
Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/
Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/




















