JAKARTA – Salemba secara historis adalah saksi bisu pergerakan mahasiswa dan intelektual. Namun, pada Maret 2026, kawasan ini kembali menjadi sorotan dunia karena alasan yang kelam. Teror air keras yang menimpa Andrie Yunus dipandang sebagai serangan langsung terhadap kebebasan sipil. Artikel ini mengupas mengapa penanganan kasus ini akan menentukan apakah “Reformasi” masih merupakan agenda negara atau sekadar catatan kaki sejarah.
Mengapa Disebut “Ujian Akhir”?
Setelah 28 tahun sejak keruntuhan Orde Baru, ekspektasi publik terhadap penegakan hukum seharusnya sudah mencapai tahap matang. Namun, munculnya dugaan keterlibatan oknum institusi dalam teror ini menjadi batu ujian:
-
Transparansi vs Proteksi Institusi: Jika aktor intelektual tidak tersentuh, maka narasi “institusi di atas hukum” yang dikhawatirkan Komnas HAM menjadi kenyataan.
-
Keamanan Pembela HAM: Serangan terhadap Andrie Yunus adalah pesan intimidasi bagi aktivis lain. Jika negara gagal melindungi, maka pilar demokrasi (kritik publik) akan runtuh.
Gema dari Komnas HAM dan Kompolnas
Seperti dilaporkan sebelumnya, Komnas HAM bersikap keras bahwa tidak ada pihak yang boleh kebal hukum. Di sisi lain, Kompolnas membela profesionalisme Polri. Pertentangan narasi ini menciptakan ketegangan di level elite. Publik kini menunggu apakah “Scientific Crime Investigation” yang dijanjikan Polri benar-benar mampu menembus tembok tebal yang mungkin melindungi dalang di balik penyiraman ini.
“Jika kasus Salemba berakhir hanya dengan menangkap eksekutor lapangan, maka reformasi telah gagal di ujian akhirnya. Kita tidak hanya mencari siapa yang menyiram, tapi siapa yang memberi perintah,” ungkap pengamat hukum nasional, Sabtu (21/3/2026).
Langkah Presiden Prabowo di Tahun Kedua
Masyarakat juga menanti langkah konkret Presiden Prabowo Subianto. Dengan visi “Bersama Indonesia Maju”, kepastian hukum dalam kasus ini adalah kunci untuk menjaga stabilitas domestik dan citra Indonesia di mata investor internasional yang sangat sensitif terhadap isu rule of law.
Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/
Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/















