699ff39c223ae
Tragedi Lahar Semeru! Siswi di Lumajang Terseret Banjir Saat Berangkat Sekolah, Bupati: Jangan Nekat Melintas!

LUMAJANG, JAWA TIMUR – Duka mendalam menyelimuti warga Lumajang pada Kamis (26/2/2026). Seorang siswi dilaporkan hanyut terseret derasnya aliran banjir lahar dingin Gunung Semeru saat sedang dalam perjalanan menuju sekolahnya. Kejadian ini memicu reaksi cepat dari pemerintah daerah yang meminta penghentian aktivitas di jalur rawan saat cuaca ekstrem.

Insiden ini terjadi ketika korban mencoba melintasi jalur yang biasanya aman, namun tiba-tiba debit air lahar meningkat drastis akibat hujan lebat di wilayah hulu.

Kronologi: Bahaya yang Datang Tiba-Tiba

Berdasarkan laporan di lapangan, korban tengah berkendara menuju sekolah di pagi hari. Cuaca yang tidak menentu membuat aliran sungai yang menjadi jalur lahar dingin meluap dengan sangat cepat, membawa material sisa vulkanik yang berat dan deras.

Poin-poin penting terkait insiden ini:

  • Waktu Kejadian: Kamis pagi, saat jam berangkat sekolah di mana mobilitas warga sedang tinggi.

  • Kondisi Aliran: Banjir lahar membawa material pasir dan batu, membuat arus menjadi sangat destruktif bagi kendaraan yang mencoba melintas.

  • Upaya Pencarian: Tim SAR gabungan dan relawan langsung diterjunkan ke lokasi untuk menyisir aliran sungai guna menemukan keberadaan korban.

  • Respons Bupati: Bupati Lumajang secara tegas meminta sekolah dan orang tua untuk tidak memaksakan siswa berangkat jika kondisi cuaca dan jalur lahar terpantau berbahaya.

“Nyawa Anak-Anak Kita Jauh Lebih Penting”

Bupati Lumajang mengekspresikan keprihatinan yang mendalam atas kejadian ini. Ia menginstruksikan kepada seluruh kepala sekolah di wilayah rawan untuk memberikan dispensasi atau menerapkan sistem belajar daring jika cuaca tidak memungkinkan.

“Saya minta dengan sangat, jangan nekat. Jangan memaksakan diri melintasi jalur lahar kalau mendung sudah gelap di atas atau air sudah mulai naik. Pendidikan itu penting, tapi nyawa anak-anak kita jauh lebih penting. Tolong prioritaskan keselamatan di atas segalanya,” tegas Bupati Lumajang, Kamis (26/2/2026).

Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/