BREBES – Gelombang protes warga yang tak terbendung akhirnya memaksa seorang pejabat desa di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, untuk melepaskan jabatannya.
Sang Kepala Desa (Kades) yang menjadi sorotan tersebut resmi menyatakan mengundurkan diri dari posisinya setelah didemo habis-habisan oleh ratusan warganya sendiri. Massa yang marah menduduki balai desa, menuntut pertanggungjawaban atas dugaan praktik korupsi yang merugikan masyarakat banyak.
Pemicu: Uang Pajak “Dimakan” Oknum?
Aksi unjuk rasa ini dipicu oleh kemarahan warga terkait dugaan penyelewengan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
Banyak warga mengaku sudah taat membayar pajak tahunan mereka melalui perangkat desa. Namun, alangkah terkejutnya mereka ketika mendapati status pajak mereka masih “tertunggak” dalam sistem pemerintah daerah. Diduga kuat, uang setoran dari rakyat tersebut tidak diserahkan ke kas negara, melainkan “parkir” di kantong pribadi oknum desa.
“Kami sudah bayar lunas, ada buktinya. Tapi kenapa di data masih dibilang ngutang? Ke mana uang kami kalau tidak dikorupsi?” teriak salah satu warga dalam orasi di depan kantor desa.

Surat Pengunduran Diri di Atas Meterai
Tak kuat menahan desakan massa yang semakin memanas dan demi menjaga kondusivitas desa agar tidak terjadi anarkisme, sang Kades akhirnya menemui warga.
Di hadapan perwakilan masyarakat, Camat, dan aparat keamanan (TNI/Polri), ia menandatangani surat pernyataan pengunduran diri di atas meterai. Momen tersebut disambut sorak-sorai warga yang merasa aspirasi mereka untuk “membersihkan” desa akhirnya terwujud.
Proses Hukum Tetap Berjalan?
Meski sang Kades telah mundur, sejumlah warga menuntut agar proses hukum tetap berjalan. Pengunduran diri dianggap tidak serta-merta menghapus tindak pidana jika terbukti ada uang negara atau uang rakyat yang disalahgunakan.
Inspektorat daerah dan aparat penegak hukum diharapkan segera turun tangan melakukan audit investigasi untuk menghitung kerugian negara dan memastikan uang warga dikembalikan.
Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/
Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/



















