WASHINGTON D.C. – Memasuki awal bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Presiden Amerika Serikat Donald Trump merilis pernyataan resmi yang ditujukan bagi umat Muslim di Amerika Serikat dan seluruh dunia pada Rabu (18/2/2026). Pesan ini menjadi sorotan internasional sebagai bagian dari gerak diplomasi Gedung Putih di tahun kedua masa jabatan keduanya.
Dalam pesannya, Trump menekankan nilai-nilai refleksi, amal ibadah, dan pentingnya kerja sama global untuk mencapai stabilitas keamanan dunia.
Sorotan pada Kebebasan Beragama dan Kontribusi Komunitas
Berbeda dengan retorika masa lalu yang sering memicu perdebatan, pesan Ramadan tahun ini tampak lebih berfokus pada pengakuan atas kontribusi warga Muslim Amerika dalam membangun ekonomi dan sosial di Amerika Serikat. Trump juga menggarisbawahi komitmen pemerintahannya dalam menjaga kebebasan beragama.
Poin-poin utama dalam pesan tersebut meliputi:
-
Apresiasi Kontribusi: Menghargai peran komunitas Muslim dalam berbagai sektor profesi di AS, mulai dari tenaga medis hingga pengusaha.
-
Seruan Perdamaian: Harapan agar bulan Ramadan menjadi momentum untuk mengakhiri konflik di berbagai belahan dunia melalui negosiasi yang adil.
-
Tradisi Berbagi: Mengapresiasi semangat filantropi (sedekah) yang menjadi ciri khas bulan Ramadan.
“Ramadan Adalah Waktu untuk Refleksi”
Pesan ini dipandang oleh para analis sebagai upaya untuk memperkuat hubungan dengan negara-negara mitra di Timur Tengah dan Asia, serta meredam ketegangan geopolitik yang sempat meningkat di awal tahun 2026.
“Bagi banyak orang, bulan ini adalah waktu untuk berdoa, berpuasa, dan memperbaharui komitmen terhadap sesama. Melalui semangat Ramadan, kita diingatkan akan pentingnya keadilan dan perdamaian bagi semua umat manusia,” kutipan dalam pernyataan resmi Gedung Putih, Rabu (18/2/2026).
Ucapan ini juga menandai dimulainya rangkaian acara buka puasa bersama (Iftar) yang direncanakan akan diadakan di tingkat kementerian di Washington selama satu bulan ke depan.
Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/
Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/



















