BEKASI – Masalah banjir di wilayah perbatasan masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi Pemerintah Kota Bekasi. Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua I DPRD Kota Bekasi, Nuryadi Darmawan, mendorong Pemkot Bekasi untuk mengambil langkah konkret dan memperkuat koordinasi lintas daerah demi menuntaskan persoalan genangan air yang kerap meresahkan warga.
Nuryadi menyoroti kondisi di wilayah perbatasan Kecamatan Medan Satria (Kota Bekasi) dengan Tarumajaya (Kabupaten Bekasi). Di wilayah ini, hujan dengan intensitas rendah saja seringkali sudah cukup untuk memicu banjir akibat sistem drainase yang buruk.
Persoalan Klasik Aliran Air yang Tidak Terintegrasi
Menurut Nuryadi, banjir di wilayah perbatasan dipicu oleh beberapa faktor klasik yang tak kunjung usai, seperti tata kelola drainase yang tidak seragam dan aliran air yang tidak terintegrasi antara satu wilayah dengan wilayah tetangganya.
“Wilayah perbatasan seringkali menghadapi persoalan aliran air yang tidak terintegrasi serta belum optimalnya koordinasi lintas daerah,” ujar Nuryadi dalam keterangannya (2/3/2026).
Butuh Sistem Hidrologi yang Terpadu
Politisi ini menekankan bahwa penanganan banjir tidak boleh terkotak-kotak oleh batas administratif saja. Ia mendesak Pemkot Bekasi untuk membangun sistem hidrologi yang menyambung dari hulu ke hilir, mencakup wilayah Kota maupun Kabupaten Bekasi.
Beberapa langkah teknis yang diminta untuk segera menjadi prioritas adalah:
-
Normalisasi Saluran Air: Mengembalikan kapasitas tampung saluran yang sudah mendangkal.
-
Pembangunan Turap: Memperkuat dinding saluran air untuk mencegah longsor dan luapan.
-
Pemetaan Titik Genangan: Melakukan pemindaian akurat untuk perencanaan pembangunan yang lebih terarah.
Prioritas Anggaran Tahun Berjalan
Nuryadi berharap agar proyek penanganan banjir di titik-titik krusial perbatasan masuk dalam skala prioritas perencanaan dan penganggaran tahun berjalan.
“Kami meminta agar normalisasi dan pembangunan infrastruktur pengendali banjir menjadi prioritas utama. Penanganan ini harus dilakukan secara terencana agar dampak banjir bisa ditekan secara signifikan,” tegasnya.
(binarnesia/adv)
Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/
Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/















