SEBATIK TENGAH – Kabar pilu datang dari wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia. Pada Sabtu (7/2/2026), dilaporkan bahwa Sitti Halimah, seorang guru sekolah dasar (SD) di Sebatik Tengah, menjadi korban kekerasan fisik saat sedang bertugas. Insiden ini memicu gelombang simpati dan kecaman, terutama dari para alumni yang pernah menimba ilmu di bawah bimbingannya.
Kejadian yang menimpa pahlawan tanpa tanda jasa ini dianggap sebagai pukulan telak bagi dunia pendidikan di daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal).
Kronologi Singkat: Adab yang Melampaui Batas
Insiden bermula ketika Sitti Halimah diduga sedang menjalankan tugas kedinasannya di sekolah. Tanpa alasan yang dapat dibenarkan, ia menjadi sasaran agresi yang berujung pada pelemparan sebuah kursi ke arahnya. Meski rincian medis masih dalam observasi, luka psikologis yang dialami jauh lebih mendalam.
Respon terhadap kejadian ini segera muncul dari Ikatan Alumni. Mereka tidak hanya mengecam aksi pelaku, tetapi juga mendesak agar:
-
Proses Hukum Berjalan: Meminta pihak berwajib segera memproses pelaku sesuai hukum yang berlaku tanpa pandang bulu.
-
Jaminan Keamanan: Meminta pemerintah daerah menjamin keamanan para guru yang bertugas di pelosok perbatasan.
-
Dukungan Psikologis: Memastikan Sitti Halimah mendapatkan trauma healing pasca-kejadian.
Suara dari Alumni: “Guru Kami Bukan Sasaran Amarah”
Ikatan Alumni menekankan bahwa Sitti Halimah adalah sosok pendidik yang telah mendedikasikan hidupnya untuk mencerdaskan anak-anak di perbatasan. Tindakan melempar kursi bukan hanya serangan fisik kepada satu orang, melainkan penghinaan terhadap institusi pendidikan itu sendiri.
“Kami berdiri bersama Ibu Sitti Halimah. Sebatik itu daerah perbatasan yang menjunjung tinggi sopan santun. Jangan biarkan insiden ini mencoreng wajah pendidikan kami. Kami menuntut keadilan seadil-adilnya,” tegas salah satu perwakilan Ikatan Alumni, Sabtu (7/2/2026).
Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/
Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/



















