romo-muhammad-syafii-1771253997751_169
Gerak Cepat! Kemenag Salurkan Bantuan Dana untuk Masjid dan Pesantren Terdampak Tanah Gerak di Tegal

TEGAL – Bencana tanah gerak yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Tegal telah mengakibatkan kerusakan signifikan pada bangunan fisik, termasuk sarana ibadah dan pendidikan Islam. Merespons kondisi tersebut, pada Selasa (17/2/2026), Kementerian Agama (Kemenag) mengumumkan penyaluran dana bantuan stimulan guna mempercepat pemulihan fasilitas tersebut.

Langkah ini diambil agar aktivitas ibadah masyarakat dan proses belajar mengajar di pondok pesantren tidak terhenti terlalu lama akibat infrastruktur yang tidak aman.

Fokus Pemulihan Bangunan yang Retak dan Ambles

Fenomena tanah gerak di Tegal seringkali menyebabkan dinding bangunan retak hingga lantai ambles, yang tentu membahayakan keselamatan jamaah dan santri. Dana bantuan dari Kemenag ini ditujukan sebagai pemantik awal bagi pihak pengelola untuk melakukan renovasi darurat maupun permanen.

Beberapa poin utama penyaluran bantuan:

  • Masjid dan Mushala: Dana dialokasikan untuk perbaikan atap dan struktur bangunan yang miring.

  • Pondok Pesantren: Fokus bantuan pada asrama santri dan ruang kelas yang terdampak langsung oleh pergeseran tanah.

  • Aspek Keselamatan: Kemenag mengimbau agar proses renovasi juga melibatkan ahli struktur bangunan guna memastikan lokasi tersebut masih layak huni.

“Komitmen Menjaga Kelangsungan Ibadah”

Pemerintah berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat Tegal yang sedang berjuang menghadapi ketidakpastian kondisi tanah. Selain bantuan finansial, Kemenag juga melakukan pendampingan teknis melalui kantor wilayah setempat.

“Kami ingin memastikan bahwa meskipun dalam kondisi bencana, akses masyarakat terhadap rumah ibadah dan pendidikan agama tetap terjaga. Dana ini adalah stimulan, kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergotong-royong dalam pemulihan ini,” ungkap perwakilan Kemenag, Selasa (17/2/2026).

Masyarakat setempat menyambut baik bantuan ini, mengingat banyak bangunan yang sudah dinyatakan rawan roboh jika tidak segera mendapatkan penanganan teknis yang serius.

Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/