BEKASI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi secara resmi telah menyelesaikan rangkaian kegiatan Reses I Tahun Anggaran 2026. Agenda tahunan ini menjadi momentum krusial bagi para wakil rakyat untuk turun langsung ke daerah pemilihan (Dapil) masing-masing guna mendengarkan suara konstituen.
Sebanyak 50 anggota legislatif terjun ke lapangan mulai tanggal 12 hingga 17 Februari 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, pengurus RT/RW, organisasi kemasyarakatan, hingga perwakilan kelompok pemuda dan perempuan.
Infrastruktur dan Banjir Masih Jadi Keluhan Utama
Wakil Ketua II DPRD Kota Bekasi, Faisal, SE, mengungkapkan bahwa dalam pertemuan tatap muka tersebut, masalah fisik lingkungan masih mendominasi usulan masyarakat.
“Banyak aspirasi yang masuk, terutama mengenai perbaikan infrastruktur dan sarana prasarana lingkungan. Hal ini akan kami himpun dan perjuangkan dalam pembahasan program kerja serta penganggaran pemerintah daerah ke depan,” ujar Faisal.
Selain infrastruktur, warga juga menitikberatkan perhatian pada:
-
Penanganan Banjir: Normalisasi saluran air dan perbaikan drainase.
-
Transportasi: Solusi konkret untuk mengurai kemacetan di titik-titik krusial.
-
Layanan Dasar: Peningkatan akses kesehatan dan kualitas pendidikan.
-
Ekonomi Kreatif: Dukungan nyata bagi pelaku UMKM lokal agar lebih berdaya saing.
Jembatan Komunikasi dan Evaluasi Kinerja
Sekretaris DPRD Kota Bekasi, Lia Erliani, menjelaskan bahwa reses bukan sekadar menampung keinginan warga, tetapi juga menjadi sarana evaluasi terhadap kinerja pemerintah daerah yang sedang berjalan.
“Melalui reses, anggota dewan bisa memantau apakah program pembangunan yang sudah dilaksanakan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat atau masih perlu perbaikan,” tuturnya.
Untuk memastikan hasil reses ini tidak sekadar menjadi catatan, Sekretariat DPRD telah melakukan koordinasi intensif dengan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida). Langkah ini diambil agar usulan masyarakat dapat diintegrasikan ke dalam penyusunan anggaran tahun 2027 serta prioritas belanja daerah.
Komitmen Membangun Bekasi
Dengan selesainya masa reses pertama ini, DPRD Kota Bekasi berkomitmen untuk terus memperkuat fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan. Sinergi antara wakil rakyat dan warga diharapkan dapat melahirkan kebijakan yang lebih responsif dan berpihak pada kepentingan publik demi kemajuan Kota Bekasi.
(binarnesia/adv)
Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/
Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/















