WhatsApp Image 2026-03-11 at 10.49.54 (2)
Bekasi Menuju Kota Ramah Olahraga: Ketua DPRD Tegaskan Dukungan Anggaran dan Infrastruktur Modern

BEKASI – Kota Bekasi sedang bersiap melakukan lompatan besar dalam pembangunan sumber daya manusia dan infrastruktur kota. Pada Rabu (11/3/2026), Ketua DPRD Kota Bekasi menyampaikan pernyataan krusial mengenai arah pembangunan kota yang semakin berorientasi pada kesehatan publik. Legislatif berkomitmen untuk menyelaraskan kebijakan anggaran guna mendukung visi eksekutif dalam menciptakan ekosistem “Kota Ramah Olahraga” yang inklusif dan berkelanjutan.

Membangun Budaya Sehat Lewat Infrastruktur

Dukungan yang ditegaskan oleh Ketua DPRD ini mencakup restu terhadap penambahan fasilitas olahraga di tingkat lingkungan, bukan hanya pada stadion skala besar. Visi Kota Ramah Olahraga 2026 menekankan bahwa setiap warga, mulai dari anak-anak hingga lansia, harus memiliki akses mudah ke ruang publik yang memungkinkan mereka beraktivitas fisik secara aman dan nyaman.

Legislatif memandang bahwa ketersediaan lapangan olahraga, jalur lari yang terintegrasi, hingga taman-taman kota yang dilengkapi alat kebugaran luar ruangan (outdoor gym) akan secara otomatis menurunkan beban kesehatan daerah. Dengan warga yang lebih aktif, kualitas hidup meningkat, dan angka penyakit tidak menular dapat ditekan secara signifikan.

Isu Strategis dalam Transformasi Olahraga

Dalam dukungannya, Ketua DPRD menggarisbawahi beberapa poin penting yang akan dikawal ketat oleh dewan:

  • Revitalisasi Fasilitas Olahraga Kecamatan: Mendorong agar setiap kecamatan memiliki pusat olahraga (sport center) mini yang representatif untuk membina bakat-bakat muda sejak dini.

  • Keamanan dan Kenyamanan Fasilitas Umum: Memastikan setiap jalur pedestrian di pusat kota ramah bagi pelari dan pesepeda dengan penerangan yang cukup dan pengawasan keamanan.

  • Dukungan untuk Atlet Lokal: Memastikan anggaran pembinaan atlet melalui KONI Kota Bekasi dikelola secara transparan dan berorientasi pada peningkatan prestasi di tingkat regional maupun nasional.

  • Pengembangan Sports Tourism: Memanfaatkan event-event olahraga untuk menarik kunjungan wisatawan ke Bekasi, yang pada gilirannya akan menggerakkan sektor perhotelan dan UMKM kuliner.

Olahraga sebagai Solusi Sosial

Lebih jauh, Ketua DPRD meyakini bahwa transformasi menjadi kota ramah olahraga adalah “obat” bagi berbagai isu sosial remaja di perkotaan. Dengan banyaknya aktivitas olahraga yang terorganisir di lingkungan warga, energi positif pemuda dapat tersalurkan dengan baik, sehingga risiko tawuran atau penyalahgunaan narkoba dapat diminimalisir.

“Olahraga adalah bahasa pemersatu. Ketika kita menyediakan ruang yang layak bagi warga untuk bergerak, kita sedang membangun mentalitas kota yang tangguh. Kami di DPRD akan memastikan fungsi penganggaran dan pengawasan berjalan lurus dengan visi ini agar Bekasi benar-benar menjadi ‘rumah’ yang sehat bagi seluruh warganya,” tegas Ketua DPRD Kota Bekasi, Rabu (11/3/2026).

Transformasi ini diharapkan menjadi warisan penting bagi masa depan Bekasi. Dengan sinergi antara kebijakan politik dan antusiasme warga, predikat kota ramah olahraga bukan lagi sekadar impian, melainkan realitas yang akan segera dinikmati di tahun-tahun mendatang.

(binarnesia/adv)

Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/