695728e9d1a7c
Akses Mudah ke Wisata Air Kalimalang Diharapkan Dongkrak Ekonomi Bekasi: Strategi, Tantangan, dan Harapannya

Bekasi — Pemerintah Kota Bekasi terus mempercepat pembangunan Wisata Air Kalimalang, sebuah proyek destinasi rekreasi baru di sepanjang aliran sungai Kalimalang yang diharapkan memberi dampak signifikan terhadap ekonomi daerah. Akses yang mudah serta fasilitas pendukung menjadi fokus utama agar destinasi ini bisa menjadi magnet baru bagi wisatawan lokal dan luar kota.

Proyek wisata ini secara resmi dimulai sejak peletakan batu pertama pada 21 Agustus 2025, diresmikan oleh Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Anggaran mencapai angka Rp126 miliar, yang bersumber dari kolaborasi antara APBD Kota Bekasi, APBD Provinsi Jawa Barat, serta dukungan CSR pihak swasta, sehingga beban pendanaan tidak sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah daerah saja.

Proyek ini mencakup revitalisasi bantaran sungai, pembangunan jembatan penyeberangan, jalur pedestrian, serta fasilitas lainnya termasuk area kuliner dan wahana perahu wisata. Fasilitas ini dirancang agar mudah diakses oleh pengunjung dari berbagai lapisan masyarakat, sehingga wisata Air Kalimalang bisa menjadi ruang publik yang nyaman dan multifungsi.

Akses Mudah, Dampak Ekonomi Besar
Wali Kota Bekasi menegaskan bahwa akses mudah ke kawasan wisata merupakan kunci utama untuk menarik pengunjung, yang pada akhirnya akan mendorong perputaran ekonomi lokal. Dengan akses yang baik, diharapkan UMKM di sekitar kawasan bisa berkembang pesat dan menyerap peluang ekonomi yang lebih luas.

Direktur Utama PT Mitra Patriot, yang menjadi salah satu pelaksana utama proyek, juga memaparkan bahwa konsep kawasan ini menggabungkan unsur budaya, kuliner, hiburan, serta atraksi air yang diharapkan menjadi daya tarik utama. Rencana ini mencakup pergola, dermaga perahu wisata, serta jalur pedestrian yang luas di sepanjang sungai.

Strategi Pemerintah dan Sinergi Lintas Pihak
Kolaborasi menjadi unsur penting dalam pembangunan Wisata Air Kalimalang. Selain Pemkot Bekasi dan Pemprov Jawa Barat, pihak swasta memberikan dukungan melalui program CSR untuk memperkuat fasilitas dasar dan memperluas cakupan proyek. Skema pendanaan ini dimaksudkan agar pembangunan tetap berkelanjutan tanpa membatasi alokasi untuk program prioritas lainnya.

Gubernur Jawa Barat juga menyatakan dukungannya terhadap proyek ini sejak awal, menyebut bahwa Kalimalang memiliki potensi besar sebagai objek wisata air urban yang modern sekaligus ruang publik berkualitas bagi warga Bekasi dan sekitarnya.

Tantangan Penyelesaian Proyek
Meski progres pembangunan sudah terlihat di beberapa bagian, proyek wisata ini menghadapi beberapa tantangan. Salah satu fokus perhatian adalah penataan infrastruktur jembatan dan trotoar agar akses bagi pejalan kaki dan pengunjung tetap aman dan nyaman, terutama saat musim liburan dan akhir pekan.

Selain itu, BUTUH sinergi antara aspek pariwisata dan keberlanjutan lingkungan air Kalimalang agar wisata ini tidak meninggalkan dampak negatif terhadap fungsi sungai, seperti kualitas air dan kapasitas alirannya. Perpaduan pengelolaan antara ruang wisata dan tugas sungai sebagai sumber air baku regional tetap menjadi sorotan berbagai pihak.

Harapan untuk PAD dan Kesejahteraan Lokal
Target akhir proyek ini adalah penyelesaian dan operasional penuh pada tahun 2026, sehingga saatnya destinasi ini dapat mulai berkontribusi pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bekasi serta membuka lapangan pekerjaan baru.

Pengembangan Wisata Air Kalimalang juga diharapkan menahan arus belanja masyarakat yang selama ini berwisata keluar kota, sehingga jumlah kunjungan wisatawan tetap berada di dalam wilayah daerah sendiri. Hal ini dipandang sebagai strategi penting dalam memperkuat ekonomi lokal dan menjaga agar uang berputar di dalam daerah.

Dengan akses yang mudah serta fasilitas yang lengkap, Wisata Air Kalimalang diproyeksikan tidak sekadar menjadi ruang wisata sementara tetapi juga menjadi ikon anyar Bekasi yang mampu mendongkrak perekonomian daerah melalui sinergi pariwisata, UMKM lokal, dan ruang publik berkualitas.

Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/