Bahlil-Holopis-696x392
Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman, Kelangkaan di Bali Terkendala Distribusi

Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) nasional masih dalam kondisi aman meski sejumlah wilayah di Bali mengalami kelangkaan. Pemerintah menduga gangguan tersebut berkaitan dengan proses distribusi yang belum berjalan optimal.

Bahlil mengatakan ketahanan stok BBM nasional berada pada kisaran 16 hingga 18 hari. Ia menyampaikan hal tersebut setelah mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (14/10/2026).

Bahlil berencana menggelar rapat bersama pihak Pertamina untuk mendapatkan laporan terbaru mengenai kondisi pasokan di Bali. Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, juga telah berada di Bali untuk menangani persoalan tersebut.

Menurut Bahlil, pemerintah akan mengevaluasi kendala distribusi agar penyaluran BBM ke masyarakat dapat kembali berjalan lancar. Ia juga menegaskan harga BBM bersubsidi tidak mengalami perubahan, sedangkan harga BBM nonsubsidi mengikuti perkembangan harga minyak dunia.

Kelangkaan BBM di Bali sebelumnya memicu antrean panjang di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Antrean dilaporkan terjadi di Denpasar, Badung, Klungkung, Buleleng, hingga Bangli. Dalam sejumlah kejadian, warga harus mengantre berjam-jam untuk mendapatkan bahan bakar.

Pertamina sebelumnya menyebut keterlambatan kapal tanker dan kendala bongkar muat menjadi salah satu faktor terganggunya distribusi BBM di Pulau Dewata.

Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/