Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa dirinya pernah menerima permintaan langsung dari Presiden Korea Selatan, Lee Jae-myung, untuk membantu membuka jalur dialog dengan Korea Utara. Permintaan tersebut disampaikan saat kunjungan kenegaraan Prabowo ke Seoul pada awal April 2026 dan menjadi salah satu bentuk kepercayaan terhadap posisi diplomatik Indonesia di kancah internasional.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo ketika menghadiri pertemuan bersama jajaran Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di Istana Negara, Jakarta. Menurutnya, Indonesia dinilai memiliki kredibilitas sebagai negara yang konsisten menjalankan politik luar negeri bebas dan aktif, sehingga dipercaya dapat menjadi jembatan komunikasi di tengah dinamika hubungan kedua negara di Semenanjung Korea.
Prabowo menegaskan bahwa Indonesia akan terus mempertahankan prinsip non-blok yang telah menjadi fondasi diplomasi sejak era pendiri bangsa. Sikap tersebut memungkinkan Indonesia menjalin hubungan baik dengan berbagai negara tanpa memihak salah satu kekuatan global. Ia juga menyatakan kesiapannya apabila diminta berkontribusi dalam menciptakan ruang dialog demi mendukung perdamaian kawasan.
Pernyataan tersebut sekaligus memperlihatkan semakin besarnya peran Indonesia dalam diplomasi internasional. Kepercayaan yang diberikan kepada Presiden Prabowo dinilai mencerminkan pengakuan dunia terhadap komitmen Indonesia dalam menjaga stabilitas, mendorong penyelesaian konflik secara damai, serta memperkuat kerja sama antarnegara.
Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/
Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/






















