YOGYAKARTA – Hari kemenangan bagi warga Muhammadiyah pada Jumat (20/3/2026) bukan sekadar ritual ibadah, melainkan momentum kritik sosial yang mendalam. Bertempat di tengah ribuan jemaah yang memadati tanah lapang, Ketua Umum PP Muhammadiyah menyampaikan khotbah yang menyasar langsung nurani para pemegang kebijakan di negeri ini.
Elite Sebagai Kompas Moral Bangsa
Dalam pesannya, Muhammadiyah menyoroti bagaimana perbedaan pandangan politik dan kepentingan sering kali menciptakan polarisasi yang merembet hingga ke akar rumput. Di tahun 2026, di mana tantangan ekonomi global sedang mencekik lewat lonjakan harga energi, rakyat membutuhkan sosok pemimpin yang mampu merangkul, bukan memecah belah.
“Persatuan itu tidak bisa hanya diteriakkan di podium atau ditulis dalam baliho. Persatuan butuh keteladanan dari para elite. Jangan sampai rakyat di bawah sudah rukun, tapi yang di atas justru terus memproduksi narasi yang memisahkan,” tegas Haedar Nashir, Jumat (20/3/2026).
Idul Fitri: Momentum Rekonsiliasi Nasional
Pesan ini dirasa sangat relevan mengingat beberapa poin dinamika nasional saat ini:
-
Perbedaan Waktu Idul Fitri: Muhammadiyah menghargai keragaman penetapan 1 Syawal dan berharap elite tidak menjadikannya komoditas politik.
-
Tantangan Ekonomi: Krisis energi dunia yang mulai berdampak pada harga barang pokok menuntut elite untuk bekerja sama mencari solusi, bukan sibuk menyalahkan satu sama lain.
-
Transisi Kepemimpinan: Menjelang periode pemerintahan yang terus berjalan, stabilitas politik menjadi syarat mutlak bagi pertumbuhan ekonomi.
Muhammadiyah menegaskan bahwa Indonesia di tahun 2026 memiliki potensi besar untuk menjadi pemimpin kawasan, namun potensi itu akan sia-sia jika energi bangsa habis dikonsumsi oleh konflik internal yang dipicu oleh perilaku elite yang tidak dewasa.
“Mari kita jadikan Idul Fitri ini sebagai ajang ‘mudik spiritual’, kembali ke jati diri bangsa yang santun, saling asah, asih, dan asuh,” tutupnya sebelum mengakhiri rangkaian shalat Id yang berlangsung khidmat.
Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/
Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/















