FLORIDA – Kabar mengejutkan sekaligus prestisius datang dari negara bagian “Sunshine State”. Pada Jumat (20/2/2026), otoritas setempat melaporkan rencana besar untuk mengganti nama salah satu bandara di Florida menjadi Bandara Presiden Donald Trump.
Langkah ini diambil sebagai bentuk penghormatan kepada Donald Trump yang menjadikan Florida sebagai kediaman resminya (Mar-a-Lago) serta atas kontribusi politiknya yang sangat signifikan bagi wilayah tersebut.
Simbol Kejayaan di Wilayah Palm Beach
Meskipun belum dipastikan apakah seluruh area atau hanya terminal tertentu, usulan ini kemungkinan besar menyasar bandara di kawasan Palm Beach atau bandara regional utama lainnya yang dekat dengan basis pendukung setianya. Penggantian nama ini diprediksi akan menjadi daya tarik tersendiri bagi para pendukungnya, namun di sisi lain juga memicu diskusi hangat di tingkat nasional.
Beberapa poin krusial di balik rencana ini:
-
Basis Kekuatan: Florida tetap menjadi “pusat gravitasi” bagi gerakan politik Trump, sehingga penamaan bandara dianggap sebagai langkah yang logis oleh para pendukungnya.
-
Dampak Pariwisata: Perubahan nama ini diharapkan dapat meningkatkan profil bandara tersebut sebagai destinasi ikonik bagi jutaan orang.
-
Tradisi Amerika: Mengganti nama bandara setelah nama Presiden adalah tradisi lama di AS, seperti Bandara JFK di New York atau Bandara Ronald Reagan di Washington.
“Mengabadikan Nama di Gerbang Udara Dunia”
Para pejabat pendukung usulan ini menyatakan bahwa Trump telah memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi Florida selama bertahun-tahun. Dengan menaruh namanya di sebuah bandara internasional, Florida ingin menunjukkan identitasnya sebagai “Trump Country” yang bangga akan sejarahnya.
“Presiden Trump adalah salah satu warga paling berpengaruh dalam sejarah Florida modern. Sangat pantas jika gerbang masuk utama ke wilayah ini menyandang namanya, menyambut jutaan orang ke tempat yang beliau sebut sebagai rumah,” ungkap salah satu tokoh politik Florida, Jumat (20/2/2026).
Proses perubahan nama ini masih akan melewati beberapa tahap administrasi dan koordinasi dengan otoritas penerbangan federal (FAA) sebelum benar-benar terpasang di papan petunjuk bandara.
Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/
Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/



















