Jakarta — Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) secara resmi memperkenalkan John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia pada Selasa pagi (13 Januari 2026) di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta. Momentum ini menjadi tanda dimulainya babak baru dalam sejarah sepak bola nasional, dengan manajemen PSSI yang menaruh harapan besar pada pengalaman internasional sang pelatih.
Acara perkenalan Herdman kepada publik digelar dari pukul 08.30 WIB dan dihadiri oleh Ketua Umum PSSI Erick Thohir, jajaran pengurus PSSI, serta sejumlah media olahraga nasional. Pada kesempatan ini, Herdman hadir bersama keluarganya termasuk istri dan kedua anaknya, menunjukkan keseriusan komitmennya terhadap tugas besar yang menanti di depan.
Kontrak & Tugas Baru
John Herdman dikontrak oleh PSSI untuk periode dua tahun pertama (2026–2027) dengan opsi perpanjangan dua tahun lagi hingga 2029, bergantung pada evaluasi performa tim dan kesepakatan kedua belah pihak. Dengan demikian, Herdman berpotensi menjadi pelatih Timnas Indonesia hingga empat tahun ke depan jika semua berjalan sesuai rencana.
Dalam sambutannya, Herdman mengaku senang dan bangga bisa dipercaya memimpin Timnas Indonesia. Ia menyampaikan bahwa ini merupakan sebuah kesempatan besar dan tantangan menarik dalam kariernya. Herdman bertekad menerapkan gaya permainan modern serta pendekatan profesional untuk membantu Garuda bersaing di level internasional, termasuk target ambisius menuju Piala Dunia FIFA.
“Saya sangat antusias datang ke Indonesia bersama keluarga saya. Ini negara dengan kultur sepak bola yang luar biasa dan saya berharap bisa membawa Timnas menuju pencapaian yang lebih tinggi,” ujar Herdman di hadapan media.
Rekam Jejak & Alasan Pemilihan
John Herdman merupakan pelatih sepak bola berkebangsaan Inggris yang memiliki rekam jejak internasional yang kuat. Sebelum bergabung dengan Timnas Indonesia, ia dikenal luas setelah membawa Timnas Kanada ke Piala Dunia FIFA — prestasi yang langka dan membanggakan — serta membangun tim yang kompetitif di level internasional.
Menurut pengumuman resmi PSSI pada awal Januari, Herdman dipilih karena pengalaman dan kualitasnya dalam mengelola tim nasional di level tinggi. Selain menangani tim senior, Herdman juga diharapkan dapat berkontribusi membina tim U-23 Indonesia, termasuk persiapan untuk kompetisi besar selanjutnya.
PSSI sebelumnya telah mengumumkan penunjukan sang pelatih melalui media sosial pada 3 Januari 2026, yang kemudian diikuti proses perkenalan resmi pada hari ini. Agenda temu pers sempat mengalami penundaan satu hari karena kondisi kesehatan Herdman tidak fit pada jadwal awal, namun akhirnya terlaksana dengan lancar pada Selasa pagi.
Harapan Besar untuk Timnas
Kehadiran Herdman disambut antusias oleh lingkungan sepak bola Indonesia. Banyak pihak melihat penunjukan pelatih ini sebagai langkah strategis PSSI untuk memperkuat struktur teknis Timnas Indonesia, yang sebelumnya mengalami perubahan kepelatihan setelah Patrick Kluivert mengakhiri masa tugasnya pada Oktober 2025.
Dengan pengalaman internasional dan pendekatan taktik yang matang, Herdman diharapkan bisa meningkatkan performa Timnas Indonesia baik di kancah regional maupun internasional — termasuk FIFA World Cup dan kompetisi kelas dunia lainnya. Fokus pelatih berusia 50 tahun ini juga mencakup pembinaan pemain muda dan integrasi filosofi bermain yang mampu menaikkan standar sepak bola nasional.
Tantangan & Agenda Terdekat
Agenda pertama Herdman bersama Timnas adalah mempersiapkan skuad Garuda menghadapi ajang FIFA Series yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Maret 2026, serta sejumlah pertandingan uji coba dan uji strategi menjelang kompetisi besar lainnya.
PSSI optimis bahwa era baru dengan Herdman di pucuk komando akan membawa perubahan signifikan dan prestasi yang lebih baik, sekaligus memuaskan harapan besar suporter sepak bola Indonesia di seluruh tanah air.
Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/
Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/



















